Merendam Melukai tubuh-tubuh kota. Menyisakan deretan-deretan kepala. Menjelma wajah-wajah pada poster dan baliho, dengan ragam senyum penuh kepalsuan Ketika langit tidak pernah terasa siang: Banyak orang coba membingkai masa lalu. Merangkai waktu dengan tetes-tetes hujan. Menyulamnya dengan segenap ingatan. Berharap itu menjadi 40Kata-Kata Bahagia Pulang ke Rumah, Penuh Syukur. Bahkan, tak semua orang bisa menjadi pemimpin. Selain memiliki dedikasi tinggi dan keuletan, ada syarat lain yang harus dimiliki sebagai pemimpin atau paling tidak calon pemimpin. Baca juga: leadership adalah. Seorang pemimpin minimal harus bisa membimbing bawahannya melakukan tugas yang Berikutini contoh puisi yang saya buat yang bertemakan Kemiskinan dan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme), Saya membuat puisi ini awalnya sebagai UH Sosiologi yakni tentang Permasalahan Sosial (Kemiskinan) dan Penyimpangan Sosial (KKN).Semoga bisa jadi referensi buat Anda, Ingat ! jangan lestarikan budaya COPAS (Copy-Paste) tanpa adanya Sumber. TuanGuru Turmudzi memberikan poin-poin penting tentang relasi agama dan negara, termasuk kedudukan kepemimpinan perempuan menurut pandangan Islam. Sabtu, 30 Juli 2022 11:19 WIB Editor: Content Writer Puisitentang kemerdekaan Indonesia ini bisa dijadikan status di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter. Tak lagi berpikir untuk kepentingan rakyat ataupun negara. Rakyat butuh pemimpin yang layak jadi panutan Bukan pemimpin yang lembek dan selalu main perasaan Puisipanca indra. tuhan menganugrahkan. panca indara kepada diri kita. bukan untuk berbuat semena-mena. mata yang jernih untuk melihat yang baik-baik. telinga yang tajam untuk mendengar ajaran yang utama. hidung kita bias mencium berbagai aroma. kulit yang peka bias merasakan. belai kasih mesra. Rakyatmubegitu pilu Melihat dirimu seolah terserang flu Apakah ini ulah pemimpinmu Yang begitu kaku dan bernafsu Selalu lupa janji-janji saat pemilu Indonesiaku, malang benar nasibmu Kau ini Negara beradab Tapi para pemimpinnya seakan biadab Berkedok berjiwa penolong Namun sejatinya adalah penodong Indonesiaku.. Rakyatmu setia menunggu Kalaukankita sadarkan nyawa. Pantun-pantun di atas menegaskan pedoman utama kepemimpinan Melayu adalah ajaran agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW sebagai pesuruh Allah. Dengan kata lain, nilai-nilai Islam harus menjadi rujukan utama kepemimpinan Melayu agar pemimpin beroleh rahmat dan hidayah. ContohPuisi Tentang Kemerdekaan Untuk Anak SD, SMP dan SMA. 1. Puisi Tentang Kemerdekaan Untuk Anak SD, SMP, SMA Berjdul "Kemerdekaan Ini". 2. Puisi Tentang Kemerdekaan Untuk Anak SD,SMP, SMA Berjdul "Terbanglah Indonesia". 3. Puisi Tentang Kemerdekaan Untuk Anak SD, SMP, SMA Berjdul. "Hari Itu, Bangsaku Bahagia". 4. Kepemimpinandengan kebijakan yang adaptif menjadi salah satu kunci keberhasilan menghadapi situasi krisis. Di Indonesia sendiri sejak awal kemunculan Covid-19 di Wuhan Tiongkok, kebijakan yang diambil oleh pemerintah cukup kontradiktif dengan kondisi yang ada, berbanding terbalik dengan negara-negara lain yang mempersiapkan posisi ancang 7UAt. Berikut ini adalah puisi untuk penguasa negeri dengan judul puisi mungkin lewat ini, berisi kata mengagumi dan kata kata sindiran untuk pemimpin yang tidak kata kata kekecewaan terhadap pemerintah dalam bait puisi politi berbentuk kritikan karena ketidakadilan yang dipublikasikan berkas puisi untuk penguasa negeri bercerita seperti puisi sindiran untuk atasan yang tidak adil atau berkisah serupa puisi tentang pemimpin negara yang tidak menghargai lebih jelasnya puisi sentilan untuk para Penguasa negeri disimak saja puisi tentang kritik penguasa dibawah ini berjudul mungkin lewat LEWAT INI Oleh Jeff ana baba1//PahamilahTiap puisi yang kuaksarakanDalam kata-kata yang sederhanaDalam makna yang biasaBerliaran kata tak beraturanMengagumimu dalam bait-baitnyaMenjadikanmu tulang rusuk hidupHingga terhanyut dalam dongeng-dongengCinta dan ceritaAku mengagumimu untuk bersama dalam gubuk sederhanaYang didalamnya bersatu keluarga-keluargaMelarat cacat tanpa emas berkaratMengagumimu,sebab kata cintamu dahuluMembuatku tertunduk luguAku rela menyatukan keluargakuDari berbagai pelosok,Dari yang menetes terik gerobakDari yang berjamu sampah untuk hidupDari yang mengantri koran lampu merahDari yang terbujur kaku menunggu matiBerkumpulUntuk Memilihmu sebagai kekasihYang damai hingga kita bersatu bersulangDuka citaMenepis kesedihan dengan canda dan tawaHingga rukun merangkul anak cucuLaluKita berjanjituk saling melindungiWalaupun nanti aku terburuk pada jalanan kota,Pada jembatan-jembatan tua2//Gulir waktu bergantiEngkau menghilangTanpa tahu kabarAda, namun sepertiTak nampak pada gubukYang dahulu kita janji bersandarAku kini terseretPinggir jalananAku kini terpurukKolong jembtanLaluDimana engkau yang dahulu,Katanya mencintaiku dengan tulusWalaupun aku terburuk dalam kehidupan?SungguhAku tak lagi kau hiraukanKau mengganggapku hanyalahSampah jalananYang bauBersarang penyakit jikaSekejap kau indahkanSejujurnyaAku berharap engkau merangkulkuMerawat hingga tamatMelayakan hidup seperti halnya janji-janjimuAkankah engkauKembali mencintaiku?3//Dalam kesedihanYang berkepanjanganAku ingin kauMenepati janjimuMencintaikuWalaupun kini aku takSeindah dahuluWalaupun keluarga-keluargakuMelarat sosial cacatSejujurnya kiniaku menyesalMemilihmu dahulu sebagaiTeman hidupMaafMungkin lewat iniLewat kata yang sederhanaEngkau dapat melihatDapat membacaDapat mengambil maknaBahwa akuMenyesal telah mengindahkan janjimu dahuluSungguh sakitSebab kini aku baru menyadariAku tersesat dalam kata-kata cintamupenguasaNegeri11/08/21Demikianlah puisi untuk penguasa negeri baca juga puisi melawan ketidakadilan dan puisi pemimpin baru harapan baru dihalaman lain berkas puisi. Berikut ini adalah contoh puisi kritik pemerintah atau kata kata satire untuk penguasa dengan nama-nama pemeran animasi jepang dengan judul puisi negera cerita puisi tentang kritik pemerintahan dalam bait puisi satire yang dipublikasikan berkas puisi. apakah bercerita seperti puisi kritikan untuk pemerintah atau puisi kritik sosial kehidupan saat lebih jelasnya puisi tentang kritikan buat pemerintah saat ini disimak saja puisi berjudul negara konoha berikut Konoha Oleh NasrulNegara konoha sedang tak baik-baik saja,Ini semua bukan karena ulah Akatsuki,Ataupun karena diserang oleh ootsuki,Ini semua karena pejabat tinggi negara konoha kini hanya jadi gelar,Tak sanggup menyelesaikan satupun masalah hingga kelar,Semua jutsu yang dipertontonkan hanya sebagai peredam,Agar warga konoha menyangka hokage menjadi pemimpin kini tak bisa diandalkan,Hokage membuat kekai agar konoha menjadi aman,Tak pernah berpikir bahwa ada warga yang masih dirundung kemiskinan,Karena sanak keluarga hokage sudah dijamin anbu hokage sudah diperintah tugaskan,Menindak warga yang tak patuh aturan,Kunai dan suriken ia jadikan sebagai bahan ancaman,Bahkan taijutsu ia sering anbu bagaikan terkena genjutsu,Lebih hina dari seorang babu,Patuh terhadap segala perintah tak bermutu,Karena takut jika tak lagi menjadi bagian dari negara konoha sekarang,Banyak warga mati bukan karena perang,Banyak warga sengsara bukan karena jutsu terlarang,Ini semua karena pemerintahan yang haus akan 17,7,21 WAHAI, PEMIMPIN BANGSAKU Wahai, Pemimpin bangsaku Tanpa keadilan Perdamaian tidak akan tercipta Tanpa perdamaian Kita tidak akan bisa membangun negara Rakyat bukan perahu di atas gelombang Yang terus-menerus terombang-ambing Di tengah ancaman badai dan topan Kehidupan. Karenanya Rakyat harus diajak bahu-membahu; Membangun dunia yang adil Membangun dunia yang lebih maju Membangun dunia yang lebih sejahtera Sejarah telah mencatat Melalui semangat persatuan dan kesatuan Yang didorong oleh Perasaan senasib sepenanggungan Bangsa Indonesia telah berjuang Dalam merebut dan mempertahankan Kemerdekaannya Sehingga menjadi bangsa yang berdaulat Para kusuma bangsa Telah memberi arah yang tepat Bagi bangsa Indonesia Dalam pergaulan dunia Tentang bagaimana memperkuat kepribadian Tentang bagaimana mempertebal harga diri Menuju masyarakat yang maju Menuju masyarakat yang mandiri Menuju masyarakat yang sejahtera Wahai, Pemimpin bangsaku, Marilah kita segarkan kembali Pada ingatan akan sifat-sifat patriotisme Pada ingatan akan sifat-sifat gotong royong Pada ingatan akan sifat-sifat nasionalisme Para kusuma bangsa Telah mengingatkan, bahwa Pertengkaran yang berkepanjangan Saling hujat yang mengundang cacat Hanya akan Membuat bangsa tidak bisa membangun Tonggak dari bangkitnya rasa kebangsaan Adalah untuk bisa duduk sama rendah Adalah untuk bisa berdiri sama tinggi Dengan bangsa-bangsa di dunia Wahai, Pemimpin bangsaku Tanpa kemerdekaan Rakyat akan takut membangun harapan Tanpa harapan Dunia yang fana akan hampa merana *Jose Rizal Manua, lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 September 1954. Penyair dan dramawan yang sekaligus pendiri teater anak-anak, Teater Tanah Air 1988, yang meraih juara pertama pada Festival Teater Anak-anak Dunia ke-9 di Lingen, Jerman, tanggal 14-22 Juli 2006. Tahun 1975 mendirikan Teater Adinda bersama Yos Marutha Effendi dan tahun 1986 mendirikan Bengkel Deklamasi Jakarta. Selain itu ia juga adalah seorang pemeran dan pengisi suara dalam beberapa film seperti Oeroeg 1993, Kala 2007, Fiksi 2008, Asmara Dua Diana 2009, dan Meraih Mimpi 2009. Penghargaan lain yang pernah diraih yaitu bersama Teater Tanah Air TTA meraih The Best Performance dan meraih medali emas di The Asia Pacific Festival of Children Theatre 2004, yang diadakan di Toyama, Jepang. __________________________________ Bagi rekan-rekan penulis yang ingin berkontribusi berdonasi* karya baik berupa puisi, cerpen, esai, resensi buku/film, maupun catatan kebudayaan serta profil komunitas dapat dikirim langsung ke email [email protected] atau [email protected].